Skip to content

PENGALAMAN ‘PAKE’ DEREK JALAN TOL

September 18, 2008

Akhirnya mimpi buruk itu terjadi juga. Pihak bengkel Suzuki sudah warning untuk segera ganti kopling mobil. Berhubung bulan ini baru ganti onderdil yang berhubungan dengan power steering, musti ganti kopling jadi mahal banget… ditotal-total sampe 4.5 juta. Fyuh… Makanya diputuskan ganti koplingnya ntar-ntar aja…

Jadi cerita bermula ketika aku mau bayar tol di pintu tol  TMII. Pas mau bayar, kopling already mati. Mau masuk gigi 1 gak bisa… O no… pasti koplingnya sudah ngambek… Benar aja… Tan tin tun dari mobil di belakang sudah membahana meminta Balenoku segera menyingkir. Untung satpam datang membantu menyingkirkan Si Abu-abu ini. Dengan baik hati Pak Satpam menawarkan untuk memanggilkan mobil derek resmi. Langsung terbayang deh cerita-cerita mengerikan tentang mobil derek di jalan tol. Dengan nada sok tahu aku bilang, “…boleh pak, sampe exit tol terdekat gratis kan?”. Si Satpam bilang, “…lo kenapa gak ke bengkel terdekat aja, Pak!” Semerbak bau korupsi mulai terasa… “gak pak… nanti dari bengkel Suzuki akan derek mobil saya.”

Pak Satpam memanggilkan mobil derek. Gak berselang lama, hadirlah derek dengan tulisan “derek resmi Jasa Marga”. Saya tanya langsung dengan sopir derek, “… Pak kalo sampe bengkel Suzuki Cibubur berapa, Pak!” Ternyata gak mahal. Dia bilang cuma 300 ribu rupiah. Itu tarif resmi ke semua lokasi di Jakarta, katanya. Mengingat gak terlalu mahal, saya ok kan aja. Saya kasih 10 ribu buat si Satpam yang memanggilkan mobil derek. Eh, ternyata si supir derek kasih lagi ke satpam 30 ribu. Saya bilang ke supir derek saya sudah kasih ke satpam tadi. Si supir derek bilang, ini beda. Dia harus kasih fee 10 % ke satpam, begitu peraturan ‘ndak resminya’.

Berjalanlah mobil derek ke arah Cibubur dengan Balenoku ditandu. Sambil jalan, aku coba selidiki, sebenernya seperti apa cara kerja mereka. Dan sungguh terperanjat ketika tahu bahwa mereka ini adalah karyawan outsource dari Jasa Marga yang tidak mendapat gaji bulanan, melainkan fee atas pekerjaan mereka. Gampangannya, kalo gak ada mobil mogok di tol, berarti mereka gak makan–alias dapat makan dari kesialan orang lain. La, gimana kalo mereka dapati mobil mogok dan minta diantar kepintu terdekat tol yang notabene gratis? Ya mereka gak dapat apa-apa. Lebih kaget lagi ternyata perawatan mobil dan solar seluruhnya dari mereka. Mereka hanya sewa mobil, begitulah. Semacam sopir tembak yang diseragami. Wow…kasian banget ya. Trus, menjelang lebaran begini, ternyata gak ada juga tuh yang namanya THR atau sekedar belas kasihan dari bos.. Kalaupun ada bingkisan lebaran, biasanya dari para petugas polisi atau dari Jasa Marga. Tapi itupun ala kadarnya.

Hmm… doa mereka (mungkin) adalah justru doa kebalikan dari kita semua. Mereka berharap ada mobil mogok, karena itu berkah buat mereka. Biarpun saya nggak kaya, tapi kalo melihat hal-hal begini, jadi ikut tersentuh. Ini adalah gambaran Indonesia sesungguhnya. Cari kerja susah. Bela-belain ambil pekerjaan dengan penuh ketidakpastian. Hmmm…

Sesampainya di bengkel Suzuki Cibubur, saya kasih bapak itu (wah lupa nanya namanya…) Rp 350,000. Ya, saya tambahkan 50 ribu. Jauh lebih banyak daripada fee si Satpam yang kerjanya cuma calo. Si Satpam kan dapat gaji bulanan, THR, dapat pungli lagi. Makanya, saya kasih bapak itu harus jauh lebih tinggi daripada fee satpam.

Entah cerita si supir itu benar apa nggak, tapi setidaknya secara terbuka “kembali” mengingatkan bagaimana beratnya hidup di Indonesia–dengan kata lain sebenarnya saya termasuk beruntung karena mendapatkan pekerjaan yang layak, dengan imbalan yang layak, masa depan terbuka, dan lain-lain. Mungkin suatu saat ketika saya memiliki  sesuatu yang jauh lebih baik dari hari ini, saya akan berbagi jauh lebih banyak juga dengan saudara-saudara kita.

From → (1) PENGAMATAN

2 Comments
  1. ugie permalink

    yah…namanya juga Indonesia bang..

  2. jojo permalink

    Belum tentu ceritanya bener bro. beberapa kali dapat cerita semacam itu dari sopir travel, sopir taxi. Sepengetahuan saya, mereka cerita seperti itu supaya dapat tip lagi. Sekali lagi ini sepengetahuan saya. Just sharing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: