Yes, memang tulisan ini sinis dan menyakitkan. Tapi saya harus melakukannya sebagai bagian dari koreksi diri saya pribadi. Mereka ini yang menjadi pembentuk karakter bangsa saat ini (dan tentu saja saya ada di dalamnya). Apa karakter bangsa Indonesia saat ini yang terbaca dalam fikiran anda? Egoisme, ketidakpedulian, korupsi, dan lain-lain…? Poor us. Kita memang patut dikasihani jika memang itu karakter bangsa kita. Berikut 20 orang-orang yang ada dalam fikiran saya. Ya, tentu saja ini klaim pribadi. Dan, siapa yang peduli bahwa tulisan saya ini benar atau tidak. Hey, society. Hope you’re not angry with this.
- Pengamen yang selalu berfikir, “…biar gua ngamen yang penting halal!” Are you sure itu halal?
Memang yang berhak menilai sesungguhnya adalah Tuhan apakah itu dosa atau tidak, halal atau haram. Tapi ayo kita bedah bersama-sama. Sebuah keluarga yang sedang asyik makan di kaki lima sebuah mal sambil bercerita-cerita yang menyenangkan karena sangat jarang keluarga ini keluar bersama untuk makan (low budget), tiba-tiba datang pengamen coming out of the blue teriak-teriak diiringi genjrengan gitar dengan skill kurang terasah, menyanyikan lagu Indonesia. Percakapan keluarga terpaksa dihentikan. Ibu mencoel tangan sang bapak. Maksudnya ada recehan nggak? Lebih tepat maksudnya adalah punya recehan untuk ngusir pengamen itu gak? Duar… Artinya apa? Sebenarnya, pengamen itu mengganggu. Dia datang tidak diminta dan tiba-tiba mengganggu orang lain. Mana ada melakukan perbuatan tidak menyenangkan itu halal. Dalam KUHP buatan manusia saja perbuatan tidak menyenangkan dikategorikan tindakan pidana. So, fikirkan lagi kalau mengamen itu adalah melakukan sesuatu yang halal. Baca artikel terkait di http://yulian.firdaus.or.id/2005/02/13/pengamen-jalanan/ . baca selengkapnya artikel ini…





Recent Comments