Archive for April, 2008

23
Apr
08

MELAWAN TIRANI BUDAYA BARU INDONESIA

Sulit menyebut atau mendefinisikannya. Tapi bolehlah saya menyebutnya sebagai “BUDAYA BARU” bangsa Indonesia. Baru, karena saya sendiri tidak pernah tahu apakah zaman dahulu bangsa Indonesia memiliki budaya seperti saat ini. Simak hal-hal kecil berikut yang saya anggap sebagai “BUDAYA BARU” bangsa Indonesia.

1. Pernahkah anda naik kereta atau bis kota yang penuh sesak? Pernahkan anda lihat orang-orang muda duduk dengan santainya sementara ibu-ibu dan orang tua bergelantungan di dalam bis kota atau kereta? Sedikit sekali yang mempersilahkan orang tua dan ibu-ibu untuk duduk menggantikan orang-orang muda ini. Begitu sering dan banyaknya kejadian seperti ini menunjukkan ini adalah budaya saat ini. EGOISME.

2. Pernahkan anda melihat sepeda-sepeda motor berhenti di lampu merah tapi tidak di tempat yang sesuai aturan? Mereka berhenti di depan zebra cross bahkan melebihi lampu lalu lintas itu sendiri, sampai mereka tidak tahu kalau lampu sudah berwarna hijau. Jawabannya adalah di setiap lampu merah. Sampai-sampai jika kita ingin berlaku tertib dengan berhenti pada tempatnya kita akan dimaki pengendara lain. Inipun budaya saat ini. MELANGGAR ATURAN.

baca selengkapnya tulisan ini…

22
Apr
08

THE KITE RUNNER DAN ANCAMAN GENOSIDA

Novel The Kite Runner karya Khaled Hosseini dalam sudut pandang humanitarian memang luar biasa, terlepas dari sudut pandang dikotomi kultur barat dan Islam. Saat inipun novel ini sudah dibuatkan filmnya oleh Dreamworks Picture yang menunjukkan bukti begitu dahyat kisah dalam novel tersebut.

Saya tidak akan membahas resensi novel The Kite Runner maupun latar belakang penulis novel ini yang seorang Afganistan tapi besar dan memperoleh ideologi di Amerika, melainkan satu hal yang mengingatkan saya relevansi novel tersebut dengan kondisi aktual bangsa kita saat ini.

Model penulisan deskriptif ala Khaled Hosseini tentang kehidupan warga Afganistan pasca pendudukan Uni Sovyet yang bagaikan neraka dunia membuat saya menebak-nebak apakah hal ini mungkin terjadi di Indonesia. Bukan perbandingan memang, tetapi apakah gambaran Khaled tentang tentara Taliban yang tidak memilki rasa kemanusian dengan pemaksaan kehendak, pembantaian etnis, dan kejahatan perang yang lain bisa terjadi di Indonesia?

…baca selengkapnya tulisan ini…

16
Apr
08

Selamat, Iklan Fruit Tea!

Hahaha….! Kreatif.

Iklan produk local sekarang semakin menarik. Terakhir saya sangat kagum dengan iklan teh Sariwangi: Mari Bicara karena idenya yang luar biasa. Sekarang saya juga kagum dengan iklan tv Fruit Tea dari Sosro versi Selamat! Luar biasa bagaimana mereka menciptakan suasana keakraban ‘tengil’ khas anak muda.

“Kita harus utamakan Slamet, lo…!” Ternyata salah satu dari mereka melihat papan bertulis “Utamakan Selamat!”. Ada juga yang bilang, “Awas, Slamet Datang!” Ternyata ada gerbang masuk gang yang bertuliskan Selamat Datang. Lain lagi dengan “…Selamat kan Badak Jawa”. Dan yang terakhir ditutup dengan: “…Slamet apa lagi ya…!” dan muncullah bapak botak seram dan bilang “…Selamatkan diri kalian!”. Setelah diamati, ternyata si orang itu bernama Selamet dan dia marah dengan tingkah laku anak SMA ‘nakal’ itu.

Tapi lepas dari kelucuan itu, saya tiba-tiba teringat pada kejadian awal April 2008 ini. Seluruh karyawan CitraGran Cibubur mendapat jatah jalan-jalan ke Singapura. Kebetulan saya dapat jatah kloter 1 bersama 59 teman saya lainnya. Tampaknya semua akan berjalan lancar begitu kami mendarat di Changi Airport. Tapi kejadian berjalan lain. Ketika melewati pemeriksaan imigrasi, ada 3 rekan saya yang dipisah dan diinterogasi. …baca selangkapnya tulisan ini…




a

Add to Technorati Favorites
Add to Technorati Favorites

 

April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Flickr Photos

Jump!

Ripped Knees

Bamburgh Castle

More Photos